Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau sering disebut P5, merupakan suatu kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetisi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Seperti judul yang disebutkan, kali ini kami akan membahas tentang P5 yang bertemakan “Kewirausahaan” di sekolah kami, guna membangun jiwa entrepreneur pada setiap siswa. Tapi sebelumnya, apa sih tujuan dan bagaimana pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP IT Assalam Bandungan ini? Ini dia pembahasannya.
Berdasarkan program
pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kepala Sekolah kami
mengesahkan tentang modul yang akan digunakan untuk melakukan projek. Berikut
hasil keputusan Kepala SMP IT Assalam Bandungan:
KESATU :
Mensahkan setelah melalui telaah dan koreksi penggunaan modul 1 projek
penguatan profil pelajar Pancasila, tema kewirausahaan, topik “Membangun jiwa
Entrepreneur sejak dini” yang disusun tim untuk digunakan di SMP IT Assalam
Bandungan.
KEDUA : Pengguanaan modul hanya sebagai salah
satu bahan ajar dan referensi belajar bagi siswa kelas VII SMP IT Assalam
Bandungan dan panduan bagi fasilitator dan pembimbing projek.
KETIGA : Modul
1 projek penguatan profil pelajar Pancasila ini terbuka untuk koreksi dan
pebaikan.
Dengan adanya keputusan Kepala Sekolah dan para guru, sekolah
memulai menyusun “Modul 1 projek penguatan profil pelajar Pancasila”. Modul ini
disusun untuk menjadi bahan ajar dan panduan bagi siswa di SMP IT Assalam
Bandungan dalam pelaksanaan pembelajaran projek penguatan profil pelajar
Pancasila elemen akhlak pribadi, mengenal dan menghargai budaya, kolaborasi,
memproses informasi dan gagasan pada dimensi profil pelajar pancasila. Adapun
projek di kelas VII mengambil tema kewirausahaan, dengan topik “Membangun
Jiwa Entrepreneur Sejak Dini”. Siswa diberikan kebebasan dalam
mengembangkan projek dan berkolaborasi dengan sumber lain yang diketahuinya,
strategi pembelajaran maupun alokasi waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan
pembelajaran modul 1 projek penguatan profil pelajar pancasila ini disesuaikan
dengan kondisi sekolah, sarana dan prasarana, minat serta karakteristik peserta
didiknya.
Tujuan, Alur dan Target Pencapaian
Projek
“Membangun Jiwa
Entrepreneur Sejak Dini” menjadi salah projek yang menarik untuk dilakukan
sebagai aktivitas pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk membentuk Profil
Pelajar Pancasila. Projek ini, bertujuan untuk mengangkat nilai-nilai kearifan
lokal masyarakat Jawa tengah melalui penciptaan/pembuatan produk makanan yang
menjawab kebutuhan tertentu dalam lingkup terdekat/produk yang berciri khas
daerah, untuk dimasukkan dalam pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa,
guru, dan masyarakat sekolah lainnya.
Projek ini mengikuti tiga
tahapan yaitu: inspirasi (inspiring),
cipta (creating) dan dedikasi (dedicating). Di tahapan
inspirasi, guru dan siswa akan menjalani pengalaman nyata yang berhubungan
dengan jajanan makanan khas Jawa mulai dari kegiatan berinteraksi langsung
dengan masyarakat yang berkaitan erat dengan makanan khas Jawa, menggali
informasi tentang macam-macam makanan khas Jawa dan kebutuhan informasi lainnya
yang memberikan inspirasi, gambaran dan pemahaman bersama antara guru dan
siswa. Di tahapan cipta, guru dan siswa akan belajar bersama menyusun
resep dan membuat makanan khas Jawa menjadi olahan jajanan sehat dan bermanfaat
bagi camilan. Di tahapan dedikasi, olahan jajanan makanan khas Jawa akan
dipresentasikan dalam bentuk nyata melalui kegiatan selebrasi dalam acara
Pameran Budaya Jawa yang didedikasikan kepada komunitas siswa dan orang tua
pada saat pembagian laporan pendidikan.
Melalui kegiatan projek
ini, kreatifitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta
didik juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan
masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi
tenaga kerja professional penuh integritas. Siswa diharapkan terbangun jiwa
entrepreunernya yang digambarkan dalam laporan rencana tindak lanjut projek.
Diharapkan juga melalui projek ini siswa dapat melestarikan tradisi dan budaya
makanan Jawa. Dan pada akhirnya, peserta didik dapat berproses melalui
pengalaman belajarnya untuk mencapai 4 dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, Kebhinekaan Global,
gotong royong, dan bernalar kritis dengan sub elemen dan capaian kewirausahaan.




0 Komentar